Empat dosen Departemen Ilmu Kelautan, FIKP Universitas Hasanuddin (UNHAS), berpartisipasi dalam workshop internasional dengan tema“Building Collective Efforts to Support Coral Reef Monitoring in Indonesia” yang digelar di Jakarta pada 9 April 2026. Mereka adalah Prof. Jamaluddin Jompa, Prof. Rohani Ambo Rappe, Dr. Syafyudin Yusuf, dan Jamaluddin Fitrah Alam, Ph.D.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Australian Institute of Marine Science (AIMS) bersama Kedutaan Besar Australia dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, dengan dukungan Marine Resources Initiative (MRI) Pemerintah Australia. Workshop ini merupakan tahap awal (scoping) dalam merancang kolaborasi strategis pengembangan sistem monitoring terumbu karang di Indonesia.

Melalui Thematic Research Group (TRG) Coral Reef Rehabilitation & Sustainability Research Group (CORES) dan Seagrass Restoration and Ecosystem Services Research Group (SESREG), perwakilan Departemen Ilmu Kelautan UNHAS aktif berkontribusi dalam diskusi terkait kondisi terkini, tantangan, serta pengembangan monitoring berbasis data. Acara dibuka oleh Ryan Cunningham dari Kedutaan Besar Australia yang menekankan pentingnya kolaborasi regional dalam menjaga keberlanjutan ekosistem terumbu karang.

Workshop ini bertujuan menyelaraskan pemangku kepentingan, mengidentifikasi peluang kolaborasi, serta merumuskan langkah strategis untuk pengelolaan terumbu karang berbasis bukti. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah perancangan program jangka panjang 2026–2030 melalui integrasi data dan pemanfaatan teknologi digital.

Partisipasi ini menegaskan komitmen dosen Ilmu Kelautan FIKP UNHAS dalam mendukung pengelolaan laut berkelanjutan serta memperkuat kolaborasi riset global.

By iq bal