Universitas Hasanuddin dalam hal ini kelompok peneliti Marine Research Plastics Group (MPRG), Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, sebagai salah satu stakeholders dengan memanfaatkan grant dari Mubadala Petroleum financial assistance melalui Mohamed bin Zayed Foundation Ltd (MBZ). Program ini juga bekerjasama dengan Pemerintah Sulawesi Barat dan NGO.  Proyek ini menjadi salah satu skim dengan kode ID2 dengan nama proyek “ Establishment of Salissingan Island Marine Protected Area through Local Community Engagements in Coral Reef and Seagrass Ecosystems Management for Marine Turtles Conservation”,  untuk rehabiltasi ekosistem sebagai habitat dari berbagai jenis penyu di Kepulauan Bala-balakang.

Proyek ini bertujuan untuk  penyediaan habitat yang memenuhi syarat untuk penyu laut yang diketahui keberadaannya di Kepulauan Balabalakang, Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan proyek ini akan mendukung keberlanjutan aktivitas migrasi penyu laut di pulau-pulau kecil melalui tersedianya kondisi ekosistem terumbu karang dan padang lamun yang baik. Terdapat dua kegiatan utama dalam proyek ini yaitu; meningkatkan persen tutupan terumbu karang di Pulau Salissingan dan terumbu di Gusun Durian, dan meningkatkan kepadatan padang lamun di kedua lokasi.

PA130506

Ide awal dari proyek ini adalah laporan dari beberapa hasil penelitian tentang penurunan kemunculan penyu di Kepulauan BalaBalakang, yang disinyalir oleh kerusakan habitat alami dari berbagai jenis penyu seperti menurunnya kondisi terumbu karang dan semakin menurunnya luas dan kerapatan lamun sebagai sumber makanan bagi berbagai jenis penyu. Profesor Akbar Tahir almarhum bersama beberapa peneliti dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan melalui Grant dari MBZ Ltd menginisiasi perbaikan ekosistem yang kemudian saat ini digantikan oleh Prof Jamaluddin Jompa sebagai leader Program.WhatsApp Image 2023-04-14 at 13.46.29

Program perbaikan habitat penyu mulai dilaksanakan sesuai dengan kontrak antara Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan dengan Mohamed bin Zayed Foundation Ltd pada tanggal 8 Februari 2021 dan akan berakhir pada 1 Mei 2024.  MBZ Ltd memberikan full pembiayaan untuk keseluruhan aktivitas selama program berjalan.

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh tim peneliti, antara lain;  survei dan penilaian kondisi ekosistem lamun, terumbu karang kondisi sosial ekonomi di Pulau Salissingan dan Gusung Durian sebagai informasi dasar untuk untuk rehabilitasi ekosistem, rehabiltasi terumbu karang untuk peningkatan tutupan karang dengan pemasangan 600 Unit meja transplantasi dan transplantasi 5000 Unit lamun. Saat ini Tim MPRG Unhas masih tetap melakukan monitoring secara berkala dan pendampingan masyarakat, dengan menempatkan dua tenaga lapangan yang berasal dari freshgraduate Fakultas Ilmu kelautan dan Perikanan.PA140682

Hasil ini cukup mendapat respon dari Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Kementrian Kelautan dan Perikanan.  Program ini sangat mendukung kegiatan RAN (Rencana Aksi Nasional) Konservasi spesies, dan bahkan program ini diharapkan dapat berkolaborai dengan berbagai program nasional yang ada misalnya dengan program LAUTRA (Proyek Laut untuk Kesejahteraan).

PA150772          DCIM100GOPROGOPR2252.JPG

Dalam 1 tahun ke depan  sampai mei 2024, tim kerja masih memiliki beberapa program strategis dalam mendukung BalaBalakang sebagai Kawasan Konservasi antara lain; Kegiatan Mata Pencaharian Alternatif  bagi penduduk di Kawasan Konservasi, Mensupport Pemerintah dalam hal ini Kementrian Kelautan dan Perikanan dan Pemerintah Sulawesi Barat dalam pengelolaan Kawasan Konservasi seperti pemanfaatan zona pemanfaatan terbatas untuk minat wisata dan penguatan kelembagaan melalui pendampingan dan skema Kerjasama.

By iq bal