Raja Ampat kembali menjadi laboratorium alam bagi kolaborasi riset internasional dalam upaya memahami dan melestarikan keanekaragaman hayati laut. Penelitian ini melibatkan sejumlah institusi, yaitu Universitas Hasanuddin, King Abdullah University of Science and Technology (KAUST)PSL University, Universitas Muhammadiyah Sorong, serta Yayasan Konservasi Alam Nusantara.

Dalam kolaborasi tersebut, Dr. Syafyudin Yusuf, S.T., M.S, dosen Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin, turut berpartisipasi sebagai peneliti. Kegiatan riset difokuskan pada kajian keanekaragaman terumbu karang dan ikan karang di Raja Ampat, yang dikenal sebagai salah satu hotspot biodiversitas laut paling penting di dunia.

Melalui sinergi lintas institusi dan negara, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan data ilmiah yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan di bidang ekologi laut, sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan strategi pengelolaan kawasan konservasi laut yang efektif dan berkelanjutan. Keikutsertaan Universitas Hasanuddin dalam riset internasional ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memperkuat kolaborasi global, mendorong penelitian berkualitas, serta berkontribusi terhadap upaya konservasi sumber daya laut Indonesia.

By iq